Binatang mitos ini digambarkan dengan berbagai bentuk dalam kebudayaan yang berbeda-beda. Bagi masyarakat etnis Tionghoa, mungkin akrab dengan gambar naga dalam berbagai bentuk, mulai dari Naga yang digambarkan sendirian sampai dengan gambar yang menjadi kendaraan Kwan Im yang dikenal sebagai Dewi Welas Asih.

Naga digambarkan mirip binatang kuda laut namun memiliki sayap seperti sayap kelelawar, bertanduk dan dapat mengeluarkan api dari mulutnya. Dalam budaya timur gambaran naga muncul dengan sangat kuat dari peradaban cina. Bagi orang Cina, naga digambarkan sebagai gabungani bagian-bagian dari sembilan binatang: tanduk rusa, kepala unta, mata setan, leher ular, perut dari kerang besar, sisik ikan karper, cakar burung elang, kuku harimau dan telinga lembu. Diyakini memiliki 117 sisik. 81 diantaranya memiliki karakter Yang (Positif) dan 36 lainnya memiliki karakter Yin(Negatif).

Bagi bangsa Cina, Naga adalah salah satu dari empat makhluk spiritual yang mendapat penghormatan tertinggi. Makhluk legenda dalam mitos dan budaya rakyat Tiongkok. Legenda tentang naga sudah ada sejak 2.000 tahun yang lalu.

Bagi masyarakat Cina, naga melambangkan kekuatan dan kekuasaan. Begitu besarnya penghormatan bangsa Cina kepada makhluk ini sehingga kaisar-kaisar yang gagah perkasa zaman dahulu dengan bangga mengenakan gambar naga sebagai simbol mereka.

Naga juga dipercaya mewakili hal yang baik dan buruk. Untuk hal yang baik, naga melindungi pertanian. Untuk yang buruk, orang Tionghoa percaya bahwa bencana alam seperti banjir, badai, dan gelombang terjadi karena naga marah.

Untuk itu dibuat kuil khusus untuk menghormati naga. Di kuil itu orang Tionghoa memohon kepada Dewa Naga untuk menjauhkan mereka dari bencana dan melindungi daerah pertanian mereka.

Semoga Bermanfaat. Sh4re agar dibaca oleh yang lain. Terima Kasih

 

www.viriyashop.com (Spesialis Produk Kebijaksanaan dari Timur)

*Dicuplik dari berbagai sumber

Leave a comment

Comments have to be approved before showing up